Presiden brasil penentang lockdown idap Covid19

Presiden brasil penentang lockdown idap Covid19

NegaraqqNews.com – Jakarta, Presiden brasil penentang lockdown idap Covid19. Presiden Brasil Jair Bolsonaro, pemimpin negara yang selalu meremehkan virus corona kini dinyatakan positif Covid-19.

Respons Bolsonaro terhadap pandemi dikritik oleh berbagai pihak. Dia bahkan turut menentang lockdown. Menurut dia, kebijakan karantina dan lockdown hanya merusak perekonomian negara.

presiden-brasil-penentang-lockdown-idap-covid19
Jair Bolsonaro

Dia juga menolak perintah untuk tinggal di rumah yang diberlakukan oleh sejumlah gubernur di Brasil untuk menahan penyebaran virus corona.

Dalam sebuah kesempatan pada pertengahan April lalu, Bolsonaro ikut turun ke jalan dan bergabung bersama ratusan demonstran untuk memprotes kebijakan lockdown, menjaga jarak, dan berdiam diri di rumah. Dia merangkul orang-orang yang berada di supermarket lokal dan gerai roti.

Presiden brasil penentang lockdown idap Covid19

Pria yang dijuluki “Trump dari Brasil” itu menganggap kebijakan lockdown membuat pemerintah tidak bisa mendapatkan pemasukan sehingga tak memiliki cukup uang untuk menggaji pegawai negeri.

Sejak awal penyebaran, Bolsonaro kerap menganggap virus corona tak ubahnya flu biasa.

Bolsonaro dinilai memiliki lebih banyak musuh daripada teman di negaranya sendiri. Dia juga sempat menghabiskan waktu berlibur di sebuah resor ski di tengah pandemi.

Ikuti terus berita internasional terbaru hanya di Negaraqqnews.com dan jangan lupa bagikan artikel ini.

Akibat Covid-19, Brasil mengalami krisis kesehatan masyarakat terburuk sejak wabah virus Zika pada tahun 2015.

Saat ini Brasil menjadi negara kedua dengan kasus corona terbanyak di dunia setelah Amerika Serikat. Berdasarkan data statistik Worldometer, hingga Rabu (8/7) Brasil memiliki 1.674.655 dan 66.868 ribu kematian.

Menyalahgunakan posisi seorang Presiden

Gubernur dan wali kota di Brasil telah mengambil tindakan sendiri akibat lonjakan kematian. sementara Bolsonaro menentang tindakan itu dan mendorong para pendukungnya untuk ikut menentang mereka.

Dia memecat Menteri Kesehatan, Luiz Henrique Mandetta, terkait kebijakan lockdown itu.

Hanya saja, dalam waktu kurang dari sebulan, menteri kesehatan baru, Nelson Teich, memilih mengundurkan diri dengan alasan tidak cocok dengan sang presiden.

Dia juga memveto sejumlah pasal dalam RUU protokol kesehatan selama pandemi seperti pasal terkait kewajiban setiap perusahaan atau majikan menyediakan masker dan alat pelindung diri dari virus bagi para staf.

Semakin banyaknya kasus corona membuat sejumlah rumah sakit kewalahan, begitu juga layanan pemakaman.

Berakhir Mengidap virus COVID19

Bolsonaro sendiri dinyatakan positif Covid-19 setelah empat kali dites usai mengalami demam. Dia terinfeksi berdasarkan hasil pemeriksaan paru-paru yang dijalani pada Senin (6/7) kemarin.

Bolsonaro menyampaikan langsung kabar itu dalam siaran langsung di televisi. Dalam pidato itu, Bolsonaro terlihat mengenakan masker dan meminta kepada semua orang supaya untuk sementara menjauh darinya.

Dia dikabarkan sudah mengambil cuti selama sepekan untuk istirahat dan melakukan karantina. Bolsonaro mengaku telah menjalani rontgen paru-paru di rumah sakit militer sebagai tindakan pencegahan.

Selain melakukan tes Covid-19, dia juga telah mengkonsumsi obat hydroxchloroquine sebagai tindakan pencegahan.

Di usia 65 tahun, Bolsonaro berada di salah satu kategori risiko tertinggi akibat virus yang telah membunuh lebih dari setengah juta orang di seluruh dunia dan menginfeksi hampir 12 juta jiwa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *