Sebaran Sulfur di Atas Kota Wuhan

Sebaran Sulfur di Atas Kota Wuhan

NegaraqqNews.com – Jakarta, Awan sulfur dioksida menutupi langit Kota Wuhan, Hubei, China. Citra satelit menunjukkan cukup tebalnya awan tersebut.

kemunculan awan itu diduga akibat skala kremasi korban virus corona, Covid-19, yang bertambah banyak.

Dilaporkan Metro.co.uk, kandungan SO2 yang terlepas di udara bebas semakin pekat. Disinyalir, otoritas terkait mengkremasi jenazah dalam jumlah besar atas arahan pejabat di China.

Sebaran-Sulfur-di-Atas-Kota-Wuhan
Sulfur di Atas Kota Wuhan

Sebaran Sulfur di Atas Kota Wuhan

Di saat bersamaan, muncul pula dugaan lain. Awan tersebut merupakan asap hasil pembakaran limbah medis.

Menurut peta dari Windy.com, kadar sulfur dioksida di atas Wuhan berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Data menunjukkan tingkat sulfur dioksida di kota itu berada di 1.350 mikrogram per meter kubik (μg / m3) selama akhir pekan.

Sebaran-Sulfur-di-Atas-Kota-Wuhan
wuhan

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), standar maksimal sulfur dioksida di udara bebas yaitu 500 μg / m3 dan idak boleh melebihi durasi 10 menit.

Konsentrasi 15 menit 533 μg / m3 dianggap ‘tinggi’ oleh pemerintah Inggris. Konsentrasi juga tinggi di atas kota Chongqing, yang juga menjadi lokasi karantina.

Tetapi, masih belum jelas apakah ada hubungan langsung antara tingkat tinggi SO2 dan coronavirus. Paparan tingkat tinggi dapat menyebabkan komplikasi kesehatan, termasuk asma dan radang paru-paru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *